Penyebab Rantai Keteng/Teming tetap bunyi meski baru ganti Dengan yang Original.

 




Bagi sepeda motor yang memiliki kapasitas 4 langkah atau biasa di sebut 4 Tak Pasti nya sangat membutuh kan rantai teming atau rantai keteng sebagai alat bantu gerak ke bagian Dexel melalui Noken As yang berada di dalam nya.


Rantai Teming atau keteng juga biasa nya akan mengeluarkan suara yang sangat risih bagi kita pengendara sepeda motor, Karena suara yang di hasil kan seperti sesuatu dari part yang ada di dalam mesin sepeda motor kita hampir lebas dari tempat nya dan ini akan membuat si pengendara tidak merasa nyaman saat mengendarai nya.


Jika sepeda motor anda sudah mengeluarkan suara seperti itu, Segera lah melakukan pengecekan dan perbaikan ke bengkel kepercayaan anda, Agar mesin sepeda motor anda tetap adem ayem.


Nah... Disini kami ingin mengulas tentang  Penyebab Rantai Keteng/Teming tetap bunyi meski baru ganti Dengan yang Original, Hal ini sering kami temukan di bengkel MPJ Motor tempat kami bekerja, Mungkin alasan nya Karena si pengendara kekurangan dana untuk melanjut kan perbaikan Atau pun Si mekanik yang menangani sepeda motor tersebut lupa untuk menjelas kan bahwasanya ada part yang harus di ganti agar hasil yang di dapat kan maksimal.


Sebagai part yang memiliki bentuk rantai ini pastinya lama kelamaan akan mengalami kelonggaran karena setiap mesin hidup part tersebut juga akan mendapat kan jatah kerja juga, Hal ini lah yang membuat rantai teming tersebut semakin lama semakin memanjang, Jika hal itu terjadi maka rantai butuh alat sebagai pengencang atau penekan agar tetap sepan dan tidak longgar, Part tersebut sering di sebut sebagai Tensioner.


Tensioner ini memiliki kinerja otomatis yang di dalam nya memiliki Per yang melilit sebuah baut, Maka ketika rantai teming mengalami kelonggaran, secara otomatis tensioner akan menekat kebawah agar teming tetap ketat dan tidak longgar.


Dalam masalah ini, Seharus nya tensioner juga di cek, Apakah masih dapat di pakai??

Apakah Per di dalam nya masih dapat menekan??

Jika tidak, Maka Harus di ganti dengan yang baru, Agar Teming sepeda motor tidak mengeluar kan suara yang dapat membuat si pengendara merasa risih saat berkendara.


Dari penjelasan di atas, Kami biasanya melakukan pergantian komplit saat sedang menangani bagian rantai teming dan itu pun atas persetujuan dari konsumen yang memberi kepercayaan kepada kami untuk manangani sepeda motor nya.


0 Response to "Penyebab Rantai Keteng/Teming tetap bunyi meski baru ganti Dengan yang Original."

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel