Perbedaan Karburator Vacum dan Non Vacum beserta kekurangan dan kelebihan nya.


 


Karburator sepeda motor memang lah terbilang sangat mudah untuk di rawat dan biaya service nya juga terbilang sangat murah, Berbeda dengan sepeda motor keluaran saat ini yang dimana semua sudah menggunakan injection yang memiliki perawatan yang sedikit lebih rumit dan biaya service nya juga terbilang lebih mahal dari pada karburator sepeda motor biasanya.


Part yang memiliki nama yang biasa di gunakan di bengkel ini sebagai Karburator sebenar nya memiliki dua type, Dimana yang  lebih awal di gunakan di sepeda motor karburator yang biasa kita lihat dan karburator yang sudah menggunakan Vacum. Untuk Karburator vacum dan non vacum sebenar nya memiliki fungsi cara kerja yang sama akan tetapi memiliki perbedaan yang terbilang memiliki fungsi yang sama.


Disini kami ingin mengulas tentang perbedaan karburator yang menggunakan vacum dan tidak menggunakan vacum beserta kekurangan dan kelebihan dari kedua karburator tersebut, Akan tetapi mohon untuk kemakluman nya, Karena apa yang kami ulas di MPJMotor.com adalah sesuatu hal yang kami alami di bengkel MPJ Motor, Jadi jika anda mendapatkan sedikit banyak nya perbedaan di ulasan kami, Mohon di maklumi, Karena hal yang anda alami disana belum tentu kami juga mengalami nya disini, Apa yang anda fikir kan disana juga belum tentu kami fikir kan disini.


Untuk penjelasan nya, Anda dapat simak di bawah ini.


1. Karburator Non Vacum


Karburator yang tidak menggunakan vacum Adalah karburator pertama kali di gunakan di sepeda motor, Dimana sebagai penggerak jarum gas masih menggunakan piston yang di gerak kan secara manual oleh si pengendara nya sendiri.


Kelebihan karburator yang tidak menggunakan Vacum ini bisa di katakan Tahan banting dengan umur yang cukup lama sekali pun, Ini di karena kan kerusakan yang di alami karburator tidak tergolong LEMBIRU ( Lempar Beli Baru ) hal Ini sudah kami temui beberapa kali di lapangan.


Kekurangan dari karburator ini terbilang cukup simple, Spuyer atau spyur sering sekali mengalami kerusakan mau itu lubang nya semakin mengecil atau semakin melebar, Hal ini biasa nya kami selesai kan dengan cara mengganti spuyer dengan yang baru agar posisi keluar nya minya sesuai dengan masuk nya angin sebagai pendorong dan penghisap.


2. Karburator Menggunakan Vacum


Karburator yang menggunakan vacum adalah karburator generasi dari karburator yang pertama, Karburator yang satu ini memiliki cara kerja bisa di katakan Otomatis, Karena sudah menggunakan Vacum yang di dorong oleh udara yang masuk.


Kelebihan dari karburator ini adalah naik nya jarum gas secara Otomatis yang di tekan oleh udara yang masuk ke dalam ruangan vacum itu sendiri, Jadi saat Anda melakukan tarikan gas, Maka plat yang ada di tengah karbu akan terbuka secara lebar dan menghisap udara ke dalam mesin, Nah, Pada saat penghisapan tersebut, Udara yang masuk akan masuk juga ke ruangan Vacum, Sehingga jarum piston  pada vacum tersebut bergerak ke atas secara otomatis.


Kekurangan dari karburator yang satu ini bisa di katakan sangat akut, Karena saat vacum bergerak ke atas dan kebawa sesuai tarikan gas yang membuka plat pada karburator, Di saat itu pula gesekan antara Piston vacum dengan Dinding lubang vacum terjadi, Karena terjadi sebuah gesekan antara kedua pihak maka akan ada pula yang terkikis secara perlahan, Sedikit demi sedikit Sehingga lubang vacum semakin lama semakin melebar juga dan asupan tekanan udara juga akan semakin melemah karena keluasan ruang yang sudah terlalu over.


Untuk masalah ini kami sering sekali melakukan pergantian karburator dengan karburator yang tidak menggunakan vacum, Untuk mengantisipasi terjadi nya masalah yang sama.




0 Response to "Perbedaan Karburator Vacum dan Non Vacum beserta kekurangan dan kelebihan nya."

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel