Hilang nya Pengapian Motor Tidak Melulu Di Sebab Kan CDI Rusak

 


Dalam pengumpulan ilmu sedikit demi sedikit yang telah kami miliki ternyata kebanyakan mengalami sebuah kesenjangan ide dari yang satu ke yang satu lagi, Ini di karenakan permasalah-permasalahan sepeda motor juga tidak bisa di katakan sama dengan sepeda motor lainnya meski mengalami Gejala yang sama, Akan tetapi masih banyak penyebab hal tersebut bisa terjadi.

Misalnya  kita ulas saat ini masalah pengapian, Seperti yang sudah kita ketahui bahwasanya pengapian sepeda motor memiliki rangkaian tersendiri.

Berawal dari spul/magnet menuju ke CDI di tetuskan ke coil hingga melakukan pembakaran pada busi.

Hal ini seperti nya sama pada semua sepeda motor, akan tetapi jalur kabel yang di gunakan pastinya tidak lah sama bukan, Sepeda motor Honda Supra tidak akan memiliki kesamaan jalur kabel dengan yamaha vega dan itu tidak dapat di bantah oleh siap pun, Meski anda seorang senior di pabrikan motor itu sendiri.

Hal ini lah yang selalu kami katakan terhadap junior di mpj motor agar memiliki riset tersendiri terhadap berbagai sepeda motor.

Contoh yang sering kami gunakan dalam sebuah penjelasan pada sepeda motor ialah pengapian, misalnya.

Sepeda motor supra dan vega mengalami kemogokan di jalan bersamaan dan kedua nya juga mengalami hilang nya api pada coil sepeda motor tersebut sehingga tidak dapat melakukan pembakaran pada busi motor, Hal hasil bagian yang utama yang harus di cek ialah Coil motor tersebut, Setelah itu CDI jika hasil pengecekan mengatakan keduanya baik saja maka lanjut ke bagian kabel terlebih dahulu sebelum menuju ke spul.

Nah.. jika si motor supra mengalami kerusakan pada kabel korsleting maka belum tentu hal itu terjadi pada motor vega, Karena mereka bukan lah kembar siam, meski masalah yang di alam kedua motor tersebut sama, yaitu bagian pengapian belum tentu kerusakan nya juga sama.

Dari penjelasan ini mungkin kita semua paham kalau penyebab kerusakan sepeda motor itu tidak lah memiliki kesamaan terhadap motor lain nya, Hal ini menuntut kita untuk memiliki riset tersendiri terhadap berbagai motor dan juga mengenalinya sebagai pribadi yang dapat kita kendalikan sehingga kita tidak mengalami lerumitan saat melakukan perbaikan.