Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Belajar Membaca Kedipan Sensor Yamaha

 


Bahkan di era dimana setiap alat menggunakan sepeda motor listrik kami tidak ingin ketinggalan. Sepeda motor modern saat ini sudah menggunakan perangkat elektronik untuk menunjang mesin sepeda motor. 

Mesin saat ini menggunakan injeksi sebagai alat bantu untuk sepeda motor dan menggunakan ACU atau pengapian mesin. SGCU juga mendukungnya. 

Hal ini membuat sepeda motor Yamaha lebih halus dan halus. Yang paling mengesankan adalah kerusakan peralatan elektronik seperti sensor pada sepeda yang dapat dengan mudah dinilai dengan memeriksa kode jarak tempuh yang Anda tetapkan. 

Sinyal yang diterima dari mesin tachometer CPS tidak normal. 

Sensor (TPS) hang: 19 Berkedip.

 Sakelar braket samping Sakelar samping standar longgar atau rusak: 21 Berkedip.

Sensor suhu cairan pendingin terputus atau korsleting: 22 Berkedip.

Sensor suhu udara masuk kendor atau korslet: 24 Berkedip.

Kegagalan sensor O2: 28 Berkedip.

Kesalahan sensor suhu mesin: 30 Berkedip.

 Sepeda motor terbalik: 37 Berkedip.

Kesalahan kontrol pasif (katup ISC): 39 Berkedip.

 Injektor rusak atau Rusak 41 Daya dorong berkedip sensor: 42 berkedip.

 Sensor kecepatan roda depan memiliki sinyal penerimaan yang tidak normal: 44 Berkedip.

 kesalahan chip EEPROM: 46 Berkedip.

Menghidupkan sistem FI: 50 Berkedip

Memori ECU rusak: 61 Berkedip.

 ISC aktif Jangan lakukan ini. Contoh sederhananya adalah lampu mil oranye biasanya memiliki 2 mode kedipan lambat dan kedip cepat lalu 1 kedipan lambat dan 2 kedipan cepat lalu 12 kedipan. Biasanya saat kunci kontak di posisi on akan sering terjadi kedipan jadi intinya slow flash adalah 10 dan fast flash adalah satuannya. Karena Yamaha telah menciptakan sesuatu yang tidak bisa lagi ditolak. 

Identifikasi kerusakan sensor pada sepeda motor Yamaha dengan mudah Disini.

Post a Comment for "Cara Belajar Membaca Kedipan Sensor Yamaha"