Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Belajar cara memasang ring piston sepeda motor 4T dengan benar.

 Sepeda motor yang saat ini tentu kita pahami, belum semua sepeda motor yang menggunakan tenaga listrik. Untuk saat ini, kendaraan yang kita gunakan masih kebanyakan menggunakan mesin bertenaga minyak. 

mungkin untuk beberapa tahun kemudian dunia sudah berubah dengan menggunakan listrik dalam segala halnya untuk membantu kegiatan kita sehari-hari.

Berhubung ilmu otomotif mesin sepeda motor masih di butuhkan saat ini oleh pembaca semua, maka saat ini saya ingin menjelasnkan cara memasang ring piston sepeda motor 4 tak yang benar dan baik.

 Pemasangan ring piston sepeda motor pastinya tidak lah hal yang mudah dan bisa di lakukan sembarangan orang. piston sepeda motor memiliki beberapa keping ring sebagai penyempurna piston itu sendiri. 

Mesin motor 4 Tak memiliki 5 pis ring berbeda dengan mesin motor 2T yang hanya memiliki 2 pis ring saja.


Ring piston sepeda motor 4 tak pada umum nya memiliki 5 ring yang menempel di bagian dinding piston, antara lain.

1. Ring Oli

 Ring oli pada piston motor 4 tak Terdapat 3 keping ring yang saling bergencetan, yaitu

a. Ring Bagian bawah, Ring oli ini memiliki ketebalan yang sangat tipis, mungkin setara dengan pisau silet.

b. Ring bagian tengah, ring oli bagian tengah memiliki bentuk melengkung, rng oli ini memiliki lengkungan dari sudut ke sudut, seperti cacing yang sedang jalan.

 Bahkan di beberapa daerah ring oli ini di sebut sebagai ring cacing, karena bentuk nya seperti cacing yang berjalan.

c. Ring oli ini memiliki posisi di atas ring cacing, ketebalan, kegunaan serta bentuk nya juga sama persis seperti yang Saya jelas kan di bagian A di atas. Jadi, ring oli piston motor 4 tak terdapat 3 keping yang saling bergencetan satu sama lain.

2. Ring Kompresi.

Ring kompresi pada piston motor 4tak terdapat 2 keping ring yang memiliki bentuk, warna dan posisi penempatan yang berbeda. Meski memiliki kegunaan yang sama akan tetapi penempatan kedua ring ini tidak dapat di ubah dan sudah sesuai dengan SOP yang di keluarkan oleh perusahaan pabrik piston tersebut.

Untuk cara pemasangan dan posisi penempatan yang benar dan detail, dapat kami simak di bawah ini.

1. Siap kan Piston kit yang terdapat di dalam nya piston, ring piston 5 5eping, pen piston serta kip atau pengancing pen piston.

2. Ambil piston dan ring piston yang ada di dalam kotak piston kit baru.

3. Pasang ring oli yang memiliki bentuk seperti cacing terlebih dahulu pada lubang parit piston bagian paling bawah, biasanya di sekitaran parit terdapat lubang kecil untuk jalur keluar masuk nya oli.

4. Pasang ring oli yang tipis di bagian Bawah lalu pasang juga pada bagian atas nya, usahakan tinggi ketiga ring sama rata. Karena, jika salah satu nya memiliki posisi lebih tinggi, Itu berarti ring tersebut tidak terpasang dengan baik.

5. Pasang ring kompresi yang memiliki warna hitam doff di bagian parit piston nomor 2 (dua).

6. Pasang ring kompresi berwarna croom atau bening pada parit piston bagian paling atas. ( kamu bisa lihat foto di atas )

7. Setelah semua ring terpasang dengan benar dan baik maka lumuri lah piston serta ring menggunakan oli bersih.

8. Setelah beroli dan licin maka Atur lah posisi sudut piston saling berlawanan jangan melakukan penempatan posisi sudut ring piston saling berhadapan, agar oli tidak memiliki jalur untuk masuk ke bagian dexel yang dapat menyebab kan mesin kamu berasap.

9. Pasang pen piston serta kedua pengancing nya ke stang piston.

10. Pasang blok, dexel serta melakukan settingan pada teming, klep serta karbu.

11. Selesai, motor siap di hidupkan kembali.

Untuk penjelasan posisi piston yang sudah kami jelaskan di atas tersebut adalah SOP dari perusahaan Piston motor yang ada serta SOP dari shoowroom sepeda motor yang memiliki motor 4 tak.

Untuk kesalahan-kesalahan yang di buat karena keluar dari penjelasan yang sudah kami jelas kan di atas, maka kami tidak dapat berbuat banyak. cukup kami ucap kan, Selamat anda berhasil !!

Jangan pernah sesekali menganggap piston sebagai komponen yang sepele pada sepeda motor, karena jika anda melakukan kesalahan seperti penempatan ring, posisi piston serta komponen yang terdapat pada piston tidak terpasang dengan Benar maka sudah dapat di pastikan Motor kamu tidak akan bertahan lama.

Bisa di perkirakan hanya memiliki umur pakai hingan bulanan saja, maka motor kamu sudah kembali berasap dan mungkin akan membawa masalah pada komponen lain nya seperti klep, Stang sokar atau stang seher, Teming dan lainnya.

Maka dari itu, sebelum melakukan pemasangan pada piston motor, alangkah baik nya untuk mengumpuli pengalaman terlebih dahulu.

Bisa dengan membaca artikel di MPJ Motor atau pun belajar langsung di bengkel yang nemerima pelajar serta di penuhi oleh pengalaman dari artikel yang kami sediakan.